Thursday, 2 June 2016

Post Cathether Ablation

Setelah 4 bulan menanti jadwal ablasi kateter, saya pun melakukan ablasi kateter di RS Jantung Harapan Kita. Tindakan ini merupakan pengobatan permanen untuk pasien pengidap WPW Syndrome. Saya masuk ke ruang rawat inap pada tanggal 11 May 2016, setelah menunggu selama 9 jam, saya mendapat kamar kelas 1 pada jam 8 malam. Hal ini dikarenakan jumlah pasien rawat inap RS Jantung Harapan Kita sangat banyak dan RS Jantung Harapan Kita merupakan rumah sakit rujukan seluruh Indonesia. Pada pagi hari sebelum tindakan, saya diwajibkan puasa setelah sarapan. Waktu itu sarapan pagi hanya berupa roti tawar dan susu dan diberikan di jam 5 pagi. Setelah sarapan saya juga harus membersihkan tubuh dari rambut-rambut. Informasi yang diberikan saya merupakan pasien pertama untuk tindakan dan setelah itu saya punmenunggu sampai dijemput perawat untuk dibawa ke ruang tindakan. Menunggu itu membosankan, saya baru dijemput pada jam 1 siang, untuk dibawa ke ruang tunggu isolasi. Di ruang tunggu isolasi ini berkumpul pasien yang baru keluar dari ruang tindakan dan pasien yang belum melakukan tindakan. Saya kira tidak terlalu lama di ruang tunggu isolasi, ternyata saya harus menunggu selama 3 jam. Akhirnya pada jam 3.30 saya dibawa ke ruang tindakan ablasi kateter. Diruang tindakan, saya dibaringkan di meja ablasi, dimana terdapat layar tv besar di samping kiri saya, kemudian Dr Sunu B Rahardjo dan team memperkenalkan diri sebagai dokter yang akan melakukan tindakan. Awalnya saya kaget, ternyata saya menjadi bahan dokter tersebut untuk menjelaskan ke mahasiswa kedokteran yang mengambil spesialis jantung...hadeuh hampir bilang dok, saya gak jadi,tetapi urung saya katakan karena kedua paha dan leher saya sudah terpasang sheath pembuluh darah...hahahah...lumayan sakit juga ketika sheath hendak dipasang. Selama tindakan saya hanya bius lokal saja, jadi saya bisa melihat mahasiswi calon dokter spesialis jantung...hehehehe,,,suara dr Sunu yang mengatakan akan dimulai pun saya bisa mendengar dengan jelas. Setelah itu...kejadian mengerikan pun harus terjadi,yupz...ngeri karena jantung dibuat berdetak sangat cepat dan lambat, saya bisa melihat detak jantung saya bisa mencapai 450 heart rate....wooow...lutut kiri bergetar kuat,jantung saya serasa mau copot dan keluar dari dada kiri, keringat mulai bercucuran, sesak dada...Setelah kurang lebih 60 menit, accesories pathway (kelebihan alur listrik jantung) dapat terdeteksi...dan segera dilakukan ablasi dengan 30 watt,60 joule, 60 detik. Jantung dan dada kiri terasa panas, seperti terbakar dari dalam...ane kira ane berubah jadi "Johny Fantastic Four"...hahahaha... dan setelah 30 menit observasi maka saya dinyatakan bebas dari WPW syndrome... Thanks Lord..Keluar dari ruang tindakan, saya kembali lagi ke ruang tunggu isolasi,dan baru dikunjungi oleh keluarga sejam kemudian. Saya belum diperbolehkan untuk berdiri, dan berlari.... Post Ablasi, nafas terasa lebih enak, dan lebih tahan lama ketika berenang...yoyoyo,,,akhirnya bisa kuat berenang,,,yuppzzz gw lagi program mo latihan lari...siapa tau kuat marathon...ciayooo

Monday, 22 February 2016

Sudden Cardiac Arrest

Sudden Cardiac Arrest merupakan serangan jantung yang dapat mengakibatkan kematian. Faktor penyebabnya dapat disebabkan oleh aritmia, yaitu suatu tanda atau gejala dari gangguan detak jantung atau irama jantung. Hal ini bisa dirasakan ketika misalnya, jantung berdetak lebih cepat dari normal yang selanjutnya disebut takikardia atau ketika jantung berdetak lebih lambat dari normal, yang disebut sebagai bradikardia. Momen yang tidak bisa dilupakan adalah ketika rahasia Tuhan terungkap setelah 32 tahun. Mengapa disebut rahasia Tuhan? karena saya baru mengetahui terkena penyakit jantung bawaan lahir (WPW syndrome) di bulan Januari 2016 ini. Padahal selama ini tidak mengetahui bahwa itu serangan jantung, karena hanya perasaan jantung berdebar-debar saja. Saya mengalami kejadian tersebut di kantor, sehabis minum kopi yang biasa dilakukan setelah jam makan siang (fyi: saya biasa meminum kopi 2x sehari, pagi dan siang). Entah kenapa dosis kopi pada saat tersebut kebanyakan atau memang hal tersebut merupakan cara Tuhan untuk menegur. Perasaan jantung berdebar-debar, badan lemas sebelah kiri, diikuti dengan mual dan muntah, dan hampir saja badan rubuh ketika hendak ke toilet. Karena rasa penasaran, akhirnya mengunjungi Brawijaya Klinik yang berada di basement. Dokter klinik memvonis bahwa saya terkena serangan jantung, dan harus segera dibawa ke UGD untuk mendapatkan oksigen dan penanganan medis. Saya berdebat dengan dokter klinik tersebut karena saya pernah mengalami hal ini dan hilang dengan sendirinya, dan saya hanya meminta dokter tersebut memberikan obat agar saya dapat kembali bekerja. Dokter tersebut tetap pada diagnosanya, dan saya akhirnya patuh dan meminta rujukan ke UGD carolus. Dengan ditemanin Istri naik taxi, sampailah saya di Carolus dan langsung mendapatkan tindakan medis (oksigen dan obat). Setelah 1 jam dari minum obat, tubuh saya tidak memberikan respon dari obat, dokter memegang kaki saya dan tidak mendapatkan denyut di kaki, sehingga dokter menyarankan untuk dikejut listrik. Moment tersebut merupakan momen yang tidak dilupakan, saya seperti mengucapkan kalimat terakhir ke Istri. Puji Tuhan, setelah dikejut listrik, perasaan menjadi lebih enak, saya dibawa ke ruangan ICU untuk diobservasi. Setelah 2 hari di ICU dokter memvonis saya mengidap WPW syndrome, dan harus segera dilakukan ablasi kateter. Berhubung biaya cukup besar, saya menunda untuk melakukan ablasi dan merencanakan untuk menggunakan BPJS kesehatan di RS Jantung Harapan Kita. Ablasi kateter ini sendiri akan dilakukan pada tanggal 12 Mei 2016 dan H2C selama menunggu. Serangan jantung yang pertama kali diingat adalah di tahun 2012, setiba dirumah setelah bermain basket di pesona khayangan, jantung berdebar-debar dengan cepat, diiringi lemas, dan muntah. Pada waktu itu yang ada di pikiran adalah karena kecapean dan tidak terpikir bahwa itu adalah serangan jantung. Total serangan jantung yang dialami sebelum kejadian Januari 2016 ini adalah 8 kali.

Friday, 2 October 2015

Risiko Operasional dan Risiko Kredit

Setiap perusahaan ataupun orang yang melakukan aktivitasnya pasti mempunyai risiko operasional ataupun risiko kredit. Sebagai contoh seseorang yang membuang sampah sembarangan di jalan ketika berjalan akan mempunyai risiko berupa denda,dan ketika seseorang memberikan pinjaman uang kepada seseorang akan mempunyai risiko uang tidak dikembalikan. Begitu juga sebuah perusahaan yang diidentikkan sebagai makhluk hidup akan mempunyai risiko operasional dan risiko kredit. Risiko operasional merupakan risiko yang terjadi karena kegiatan operasional perusahaan dan risiko kredit terjadi ketika perusahaan memberikan pinjaman atau diberikan pinjaman atau dapat disimpulkan bahwa risiko kredit terkait dengan pergerakan suku bunga. Risiko operasional suatu perusahaan dapat diminimalisir jika perusahaan tersebut melakukan audit compliance secara baik dan benar. Dasar audit yang digunakan adalah audit yang berbasis risiko. Audit ini mempertimbangkan faktor risiko dimana risiko ini berdasarkan risk assessment. Risiko yang mempunyai impact besar terhadap keuangan perusahaan dikategorikan sebagai high risk dan risiko yang bersifat administratif atau tidak mengakibatkan kerugian pada perusahaan dikategorikan sebagai low risk.

Saturday, 20 October 2012

Know Your Customer

"Know Your Customer", Istilah ini merupakan istilah penting bagi manajemen perusahaan dalam mencapai perusahaan yang sehat. Know your customer sering dipakai pada perusahaan yang bergerak di bidang Jasa. Know Your Customer berarti setiap front liner (marketing, customer service, teller) harus mengenal customer dengan baik. Seperti peribahasa umum, tidak kenal maka tidak sayang begitu juga dengan know your customer. Semakin mengenal customer, tentu saja akan banyak produk yang dapat dijual kepada customer. Mengapa? Karena dengan mengenal customer maka tindakan fraud yang dilakukan pihak ke-3 (customer) dapat diminimalisir sehingga kerugian perusahaan dapat terkontrol. Know your customer merupakan basic principle bagi setiap front liner. Setiap front liner harus memastikan bahwa customer yang dilayani-nya mempunyai itikad baik. Bagaimana caranya? pastikan identitas karyawan tersebut asli, pastikan juga customer menandatangani berkas di depan mata, berusaha eye to eye contact dengan customer, pastikan berkas dan dokumen diisi secara tepat dan benar,dll. Jika terjadi kesalahan di garis depan, maka tentu saja di belakangnya akan mengalami kesalahan yang lebih besar. Kesalahan di garis depan dapat membuat perusahaan mengalami kerugian besar dan butuh waktu lama untuk mengembalikan ke posisi semula. Jadi sebaiknya mencegah daripada harus meminum obat dalam waktu yang lama.

Monday, 10 September 2012

Start with 'No' in negoititiation

Baru aja buka lemari buku, ternyata ada buku yang pernah saya beli tetapi belum sempat dibaca. Buku ini sangat menggelitik dalam seni negoisasi, mengapa tidak?karena buku ini mengajarkan bahwa negoisasi yang baik tidak hanya tergantung dari strategi win-win solution. Strategi win-win solution ternyata tidak efektif dan justru merugikan. Mengapa merugikan?Banyak negoisator melakukan permainan menang-menang dengan tawaran tersirat untuk berkompromi pada lawan-lawan yang tidak waspada, yang hampir diprogram ke dalam kesalahan yang fatal dari jurus menang-menang. Jadi mulailah berkata tidak??sebab dengan berkompromi maka akan memainkan perasaan dan logika anda... :D...

Sunday, 19 August 2012

Refinancing

Refinancing adalah usaha untuk memperbaiki struktur keuangan. Refinancing dapat juga diartikan secara umum sebagai gadai. Sebagai contoh Mr A mengalami kesulitan keuangan untuk mengembangkan usaha/rumah tangga dan mempunyai barang x (dapat berupa mobil). Mr A. membutuhkan dana segar akan tetapi juga tidak ingin untuk kehilangan barang X sehingga solusi yang dapat dilakukan Mr A. adalah refinancing (gadai) barang X. Mr A. mendapatkan dana segar dan juga tidak akan kehilangan barang x. Refinancing merupakan solusi untuk mendapatkan dana segar. Dari segi risiko financial institution, refinancing mempunyai tingkat risiko yang tinggi. Mengapa? Kesalahan dalam melakukan analisis refinancing mengakibatkan penyaluran dana kepada orang yang tidak tepat akan menyebabkan kredit macet. Hal ini tentu saja akan menimbulkan masalah bagi perbankan karena dana perusahaan pembiayaan bersumber dari perbankan. Dana perbankan berasal dari tabungan, deposito yang dihimpun dari masyarakat, sehingga hal ini dapat mengakibatkan efek bola salju. Lihat apa yang terjadi pada Amerika di tahun 2008? Krisis Amerika yang terjadi dikarenakan kredit macet property. Pemberian kredit property yang tidak tepat menyebabkan kredit macet dan berdampak luas pada sektor keuangan. Jadi bagaimana dengan refinancing? Refinancing merupakan produk yang menarik untuk dijual ke masyarakat dimana produk ini sebagai produk alternatif non bank yang dapat mengucurkan dana kepada masyarakat. Dilihat dari suku bunga, suku bunga yang ditawarkan refinancing jauh lebih tinggi dari produk perbankan (Kredit tanpa agunan). Tetapi mengapa refinancing dapat menjual, Refinancing merupakan alternatif bagi masyarakat yang tidak memiliki akses ke perbankan dan desakan kebutuhan. Bagaimana solusi agar refinancing menjadi produk keuangan non bank yang menarik? Solusi yang tepat adalah regulasi khusus refinancing, pemberian refinancing ditujukan kepada orang/badan usaha yang membutuhkan dana untuk perluasan usaha bukan untuk konsumtif,

Saturday, 2 June 2012

Modus Kejahatan yang Sering Menimpa Perusahaan Pembiayaan

Perusahaan pembiayaan merupakan perusahaan yang menyalurkan kredit kepada debitur untuk membiayaai pembelian suatu barang dan debitur berkewajiban untuk membayar sejumlah tertentu dalam kurun waktu tertentu dan periode tertentu dimana calon debitur harus menggunakan data dan informasi yang benar dan sah secara hukum. Dengan demikian setiap orang yang ingin mengajukan kredit pada perusahaan pembiayaan wajib mengggunakan data dan informasi yang benar. Perusahaan pembiayaan pasti pernah mengalami penipuan oleh sindikat. Sindikat itu sendiri merupakan sekumpulan orang yang berniat melakukan kejahatan secara rapi dan terorganisir. Mereka menggunakan data dan informasi palsu dengan tujuan untuk menipu perusahaan pembiayaan. Data dan informasi palsu dapat berupa sbb: KTP,KK,SKD,Rekening Tabungan, Slip gaji, Emergency contact dan HRD contact yang bisa dikondisikan.